Teruntuk Dirinya
Bersahabatlah dengan adil.
Tak hanya menikmati kelebihan sahabatmu,
engkau pun harus siap dengan kekurangannya.
Itulah sahabat sejati.
Yang berkenan mendengar dengan hati
segala keluh kesahmu.
Yang mau duduk dengan sabar disampingmu,
berbagi solusi.
Yang menghampiri dan mengulurkan tangannya
saat kau jatuh dan terjepit.
Itulah sahabat sejati.
Dalam persahabatan.
Ketika jenuh datang, ingatlah dahulu
ketika kamu memohon pada Tuhan,
meminta seorang teman.
Orang baik, dia takkan mengatakan dirinya baik.