Pengirim Novel Sepotong Senja untuk Pacarku

"Terima kasih, Tuhan," ucapku dalam hati
Hari ini aku bahagia. Sebuah kiriman datang menemani tidur panjang, dengan muka kusut aku berlali menghampiri. Tapi aku tak peduli, karena jarang sekali aku mendapatkan sebuah amplop berwarna coklat di pagi hari. Apalagi kokok ayam masih bersemangat menyuarakan kegirangannya.

Begitu aku buka, ternyata novel dari seorang sastrawan kaya di Indonesia: Seno Gumira Ajidarma dengan karya terbarunya "Sepotong Senja untuk Pacarku", meski ku tahu bahwa karya ini sudah lama terbit tepatnya di tahun 1991. Namun yang dihadirkan pada tahun ini merupakan perpaduan klasik dan modern. Coba saja kalian datang ke toko buku dan temukan saja judul itu.

Novel Sepotong Senja untuk Pacarku karya Seno Gumira Ajidarma
Seno Gumira Ajidarma merupakan sastrawan dan dosen di IKJ Jakarta. Karya-karya telah banyak kita baca baik dalam bentuk softfile atau hardfile, seperti Tukang Pos dalam Amplop, Jawaban Alina, Jezebel, Ikan Paus Merah, Kunang-kunang Mandarin, Senja Hitam Putih dan lainnya. Beberapa juga karyanya diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh Michael Badden.

Seno tidak saja membubuhkan konten modern dalam karyanya dan cover buku, tetapi juga dibubuhkan sebuah surat cinta untuk seorang pacar dengan cita rasa senja.

Surat Cinta "Sepotong Senja untuk Pacarku"

Untuk yang tercinta
Pada kiriman pagi ini, pengirim tidak mencantumkan alamat jelas. Jadi, aku tidak tahu dan tampak bingung menggerutu.
"Kalo saja tertera alamat jelas, tentulah akan kubalas ia dengan puisi andalanku berjudul "Gerimis Mengundang Tanya".
Akan tetapi, aku juga cukup bertanya siapakah gerangan yang mengirim amplop berisi novel ini.
"Hemmm ... jangan-jangan seekor burung betina dari negeri Paman Cheng Ho atau Kanguru Betina Australia?" Aku mulai gamang dibuatnya.

Namun, beberapa hal yang perlu diteliti kembali adalah penerbit buku: PT Gramedia Pustaka Utama. Jelas sekali ini diterbitkan di Indonesia.

Cover Depan dan Belakang
sumber: beritabuku.com
"Lalu siapa pengirim mulia ini."
"Ataukah si pengirim senja tidak mencantumkan nama dan alamat jelas?"
Karena sebenarnya amplop ini dikirim pada tanggal 3 April 2016.
"Kejutan ulang tahunku."

Elesctronic Mail
Message #4041183
Date: 29 January 2001 18:11:00
To: Send
Topic: Senja

Deae Seno Gumira Ajidarma
Saya dapat email ini dari teman saya.
Semoga Anda tidak keberatan.

Saya ingin Anda tahu, bahwa saya hanya bisa menikmati senja dari cerita-cerita Anda.
Mungkin Anda heran.. tapi begitulah kenyataannya, saya rabun senja sejak saya berusia 10 tahun.
Lewat email ini saya hanya ingin mengucapkan terima kasih karena telah menghadirkan senja sedemikian indah dalam cerita-cerita Anda.

Postingan populer dari blog ini

Daya Tarik Sang Homoseksual

Visualisasi Kehidupan Perempuan Terdidik dalam Naskah Drama "Sampek Engtay" Karya N. Riantiarno

6 Cewek Terpopuler Angkatan IV SMANTAMA

10 Cowok Favorit di Kelas IPS Angkatan IV