Novel "The Sweet Sins" karya Rangga Wirianto Putra Kali ini bukan waktunya untuk mengkritisi masalah perempuan seperti yang ditulis oleh Seno Gumira Ajidarma dalam cerpen “Matinya Seorang Penari Telanjang”, Ahmad Tohari dalam novel “Ronggeng Dukuh Paruk”, dan Remy Sylado dalam novel “Bunga Jepun”. Tetapi mengkritisi sebuah novel janggal dalam kehidupan manusia. Bagaimana mungkin, seorang laki-laki yang telah diciptakan untuk saling berpasang-pasangan malah memilih untuk menjalin hubungan dengan orang yang berjenis kelamin sama. Apakah pertanyaan yang sering kali terlintas dalam pikiran ini sungguh benar bahwa dunia sudah terbalik dengan adanya pengakuan-pengakuan dari beberapa orang yang mengaku dirinya berbeda dan memiliki lingkungan masyarakat sendiri. Sungguh fakta yang terjadi di lapangan demikian hebatnya, sampai di beberapa situs yang saya temukan bahwa seorang artis sekaligus penyanyi pelantun Livin’ La Vida Loca, Ricky Martin, menyatakan dirinya gay se...
Pementasan Drama "Sampek Engtay" Kelas PBSI A 2012 FBS UNY Naskah drama karya N. Riantiarno merupakan sebuah visualisasi dari kehidupan seorang perempuan bernama Engtay yang hidup dalam keluarga bangsawan. Ayahnya bernama Juragan Ciok adalah laki-laki tegas yang mengurus anak semata wayangnya dengan penuh kehati-hatian, meski secara fisik Engtay sudah tumbuh dewasa dan dapat mengurus dirinya sendiri. Seiring dengan pertumbuhannya, Engtay pun mulai berpikir untuk dapat mengenyam bangku sekolah yang sudah ia idamkan sejak kecil. Karena menurutnya, seorang perempuan itu tidak dapat hanya menjadi kuli dapur saja, akan tetapi harus pandai menciptakan kreatifitas dan ide-ide yang matang agar kelak ia tidak merasa bodoh. Akhirnya, Engtay pun berencana untuk bersekolah ke Sekolah Putra Bangsa di Betawi. Ia berpamitan kepada kedua orang tuanya semoga dilancarkan. Namun apalah daya, Engtay tidak diijinkan secara langsung. Karena menurut ibunya, sekolah hanya untuk kaum l...
"Terima kasih, Tuhan," ucapku dalam hati Hari ini aku bahagia. Sebuah kiriman datang menemani tidur panjang, dengan muka kusut aku berlali menghampiri. Tapi aku tak peduli, karena jarang sekali aku mendapatkan sebuah amplop berwarna coklat di pagi hari. Apalagi kokok ayam masih bersemangat menyuarakan kegirangannya. Begitu aku buka, ternyata novel dari seorang sastrawan kaya di Indonesia: Seno Gumira Ajidarma dengan karya terbarunya "Sepotong Senja untuk Pacarku", meski ku tahu bahwa karya ini sudah lama terbit tepatnya di tahun 1991. Namun yang dihadirkan pada tahun ini merupakan perpaduan klasik dan modern. Coba saja kalian datang ke toko buku dan temukan saja judul itu. Novel Sepotong Senja untuk Pacarku karya Seno Gumira Ajidarma Seno Gumira Ajidarma merupakan sastrawan dan dosen di IKJ Jakarta. Karya-karya telah banyak kita baca baik dalam bentuk softfile atau hardfile, seperti Tukang Pos dalam Amplop, Jawaban Alina, Jezebel, Ikan Paus Merah, Kunang-...
SMANTAMA atau SMA Negeri 3 Unggulan Martapura selain memiliki segudang prestasi juga memiliki beberapa siswi terpopuler, salah satunya yang akan writter kupas ini. 1. Eka Sobiatin Foto diambil dari facebook Teh Eka Sobiatin Cewek yang akrab disapa Teteh Eka oleh teman kelasnya ternyata salah satu dari cewek terpopuler. Segudang prestasi telah diraihnya mulai dari juara 1 menulis puisi dalam rangka hari guru tingkat kabupaten, juara 1 siswa berprestasi tingkat kabupaten dan lain sebagainya. Eka juga pandai bermain musik, terbukti kepiawaiannya dalam memukul simbal yang merupakan satu dari tujuh alat drum band. Saat ini Eka sedang menempuh studi di jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Sriwijaya (UNSRI). Diterimanya Eka di UNSRI berkat keuletannya dalam belajar. Salah seorang guru pernah sesumbar begini, “Saya pikir nama Eka hanya satu di kelas ini, tidak akan ada nama Eka lainnya. Kecuali jika dia memang mampu membangun suasana baru.” Teteh Eka juga pernah meng...
Foto Bersama Kelas XII IPS di depan rumah Sultan, Kerato Yogyakarta Inilah 10 Cowok Favorit di Kelas IPS Angkatan IV SMA Negeri 3 Unggulan Martapura : 1. Budi Ifandi Cowok yang hobi dengan musik ini mendapatkan peringkat pertama. Mengapa demikian? Karena setiap ia melangkah selalu membawa kedamaian dan senandung cinta kasih. Selain itu, Budi juga aktif di kegiatan sekolah. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Musik DAVORTEMUSC 2012. Kesan romantis pernah diraihnya ketika duduk di bangku kelas XII. Diam-diam dia berpacaran dengan seorang gadis asal Sukaraja bernama Dien (nama samara). Tidak hanya itu, cowok yang akrab di sapa Keriting ini pernah menorehkan prestasi juga lho … Diantaranya Juara 1 Festival Musik, Ketua Terbaik dan lain sebagainya. Sekarang ini, Budi aktif sebagai mahasiswa Akuntansi Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. 2. Arie Sastra Laksamana Apa yang menjadi alasan cowok satu ini bisa mendapatkan pe...