Di Antara Jengkal-Jengkal Tanah



Puluhan tahun negeri berhutan rimba
Belantara dan satwa di dalamnya pohon
Menampung air mengalir ke akar-akar pohon
Dan daun-daun tumbuh, dan embun menyentuh

Namun kini
Diantara jengkal-jengkal tanah kita berdiri
Berubah jadi tembok-tembok angkuh
Memaksa bumi
Merusak alam
Memotong ranting dan pohon
Membuahkan padang gersang dan banjir bandang
Ilegal loging, pertambangan, dan pembalakan
Jadi bencana

Berteriaklah bumiku
Berteriaklah alamku
Guncangkan dunia dengan tangismu
Tak ada embun yang datang bergeming di hati
Tak ada tajuk pohon menaungi
Karena hati keruh dan penuh debu

Kitakah yang diagungkan sebagai khalifah bumi
Diantara jengkal-jengkal tanah negeri

Author : Rida RH

Postingan populer dari blog ini

Daya Tarik Sang Homoseksual

Visualisasi Kehidupan Perempuan Terdidik dalam Naskah Drama "Sampek Engtay" Karya N. Riantiarno

Pengirim Novel Sepotong Senja untuk Pacarku

6 Cewek Terpopuler Angkatan IV SMANTAMA

10 Cowok Favorit di Kelas IPS Angkatan IV