Hidupkan Kembali Cinta Budaya Sendiri
Senja di ufuk Barat telah terlihat, mega merah
yang menemaninya pun akan memasuki
tempat terakhir mereka. Air laut mulai tenang secara perlahan. Keramaian
berganti arah. Sudah tak terlihat lagi wisatawan yang memadati area pantai.
Namun kini, mereka berpindah ke daerah pertokoan, pusat hiburan malam dan
wisata kuliner.
Banyak
kita jumpai, wisatawan domestik maupun mancanegara mangkal di pinggiran pusat
hiburan. Kadangkala juga ada dari mereka duduk santai di tempat makan dan
jalan-jalan kesana kemari melihat benda-benda menarik yang tertera di toko.
Tengah
malam ada saja tingkah mereka yang tidak enak di pandang. Menggunakan rok mini
dan pakaian seadanya, berjalan lenggak – lenggok menggandeng sang pria untuk di
ajak ke tempat yang sepi. Bukan hanya mereka para turis saja yang seperti itu,
juga para wanita domestik ikut dalam kelarutan dunia malam yang semakin
membelenggu manusia.
Di
ujung dari tempat itu, di singgahi oleh para petugas keamanan. Akan tetapi,
mereka tidak membubarkannya, malah mereka juga ikut asyik berpesta dengan hal
itu.
Tradisi Indonesia yang menjadi cerminan kerarifan budaya lokal, kini mulai di tinggalkan. Kami tak lagi pernah mendengarkan tatanan apik dari masyarakat Indonesia tentang apa yang telah menjadi budaya mereka.
Tradisi Indonesia yang menjadi cerminan kerarifan budaya lokal, kini mulai di tinggalkan. Kami tak lagi pernah mendengarkan tatanan apik dari masyarakat Indonesia tentang apa yang telah menjadi budaya mereka.
Budaya
barat yang masuk ke Indonesia, tidak di saring oleh mereka secara baik dan
benar. Semuanya hampir mereka jadikan cemilan pelepas dahaga selepas kerja.
Tidak ada kesantunan lagi dalam berpakaian, bertingkah laku, maupun bertata
krama. Mereka tidak memiliki sikap yang baik dari para turis asing mancanegra.
Mengapa demikian? Karena turis asing masih memiliki sopan santun terhadap kita,
tetapi sebaliknya orang Indonesia kalah saing dengan mereka.
Memang
boleh untuk mengambil budaya Barat, akan tetapi untuk lebih baiknya kita perlu
untuk menyaringnya dan mensterilkan itu. Jangan di makan mentah-mentah, perlu
ada kematangan dalam mengambil setiap keputusan.
Indonesia memiliki sejuta
kebudayaan dan tradisi yang menjadi keluhuran. Hidupkan kembali kejayaan kita
di masa silam. Berikan contoh kepada generasi penerus bangsa, tanamkan pada
mereka setiap arti budaya yang ada. Buang pikiran negatif yang melekat pada
diri masing-masing individu Indonesia. Utuhkan rasa memiliki akan budaya
sendiri. Lestarikan kebudayaan ini yang menjadikan kita tentram dan damai.
Karena dari budaya sendiri, kita dapat
mengenal budaya luar secara seksama. Bukan berarti budaya luar kita tinggalkan
begitu saja. Ambillah beberapa point penting yang menjadi tegaknya pengetahuan
kita terhadap budaya luar. Hilangkan wabah sex dan skandal percintaan yang kini
kerap terjadi terhadap generasi muda penerus bangsa. Yakinlah pada diri kita
sendiri, dengan apa yang ada dan segala yang menjadi keutuhan setiap bangsa
ini.
Untuk itu, mari kita satu padukan kembali.
Pegang erat tangan ini, bergandengan tangan membentuk cincin persatuan yang di
dalamnya kita miliki sumber kekayaan yang menjadi pusaka emas dari setiap
kepulauan Indonesia. Tiada kata putus asa, selain kebangkitan yang tercipta
dari setiap sisi kehidupan yang menghilang selama ini. Tunjukkan pada dunia,
kita bersatu teguh dengan kebudayaan yang kita miliki..
27 September 2012, 14:39