Lepas Rindu

Candi Kalasan
Sumber: Pribadi Milik Sendiri

Kedatanganku kemarin siang
setidaknya bisa melepaskan rindu yang bergelayutan di pundakku.
Aku begitu rindu melihatmu.
Sajak-sajak kerinduan yang lama aku pendam,
seakan muncul sebagai petanda.
Mereka sudah lama ingin menengokmu.
Ketika aku masuk ke istanamu, dayangmu lebih dulu menyapaku.
Dia masih mengenali raut wajahku.
Dia tidak ingin menghadang kerinduan kita.
Segera mungkin dia kalungkan lapisan melati ke leherku.
Dia juga yang membasahi rambut kepalaku.
Sampai tibalah aku ke istanamu, yang dindingnya begitu rapat,
ukiran-ukiran menjulang tinggi, tangga-tangga panjang menyambut dengan gembira.
Dia tahu aku sedang menemuimu di komplek istanamu.

Postingan populer dari blog ini

Daya Tarik Sang Homoseksual

Visualisasi Kehidupan Perempuan Terdidik dalam Naskah Drama "Sampek Engtay" Karya N. Riantiarno

Pengirim Novel Sepotong Senja untuk Pacarku

6 Cewek Terpopuler Angkatan IV SMANTAMA

10 Cowok Favorit di Kelas IPS Angkatan IV