Dewi Penolong Tanpa Pamrih

Senyuman kehangatan yang mempereratkan cinta dan kedamaian. Membawa secercah mentari pagi yang anggun dan menyembunyikan malam di ufuk barat. Harapan dan kasih sayang yang terdalam dari seorang wanita cantik yang selalu menolong setiap korban yang sakit. Namun tetap tegar hati karena hanya dengan tangannya lah kita dapat merasakan kesejukan hidup yang berhembus dari nafas ini.
Merasakan kesembuhan sungguh tiada tara, apalagi ditemani oleh seorang dewi yang menolong dengan tulus hati.
Salam hangat untuk kakak yang telah memberikan kesegaran pada tubuh ini yang melelahkan, seketika aku tercampakkan ke dalam kepanasan tugas yang membebani tubuh ini. Pertolongan mu sungguh mulia, semua orang merasakannya. Tersadar dan terbangun dari tidur merupakan suatu kenikmatan karena pertolongan petugas berpalang merah. Warna merah yang melekat pada tanda “+” di lengan mu akan selalu hangat di mata mereka yang merasakan kepiawaanmu dalam menolong sesama.
     Terima kasih kepada engkau kakak berhati mulia. Kau selalu ada dalam hati ini. Meskipun kita berbeda jenjang dan tahapan yang berbeda. Semoga engkau juga tetap merindukan kami, sebagai adik baru yang lahir di tahun 2012. Yang memiliki sejuta warna yang menghiasi setiap lentera.

#25 Agustus 2012

Postingan populer dari blog ini

Daya Tarik Sang Homoseksual

Visualisasi Kehidupan Perempuan Terdidik dalam Naskah Drama "Sampek Engtay" Karya N. Riantiarno

Pengirim Novel Sepotong Senja untuk Pacarku

6 Cewek Terpopuler Angkatan IV SMANTAMA

10 Cowok Favorit di Kelas IPS Angkatan IV